Langsung ke konten utama

Keindahan Matahari Terbit dan Tenggelam di Kota Ternate

Alhamdulillah, kali ini berkesempatan ke Kota Ternate lagi, karna kali ini adalah kunjungan ke dua aku ke kota ini maka ingin mencari sesuatu hal yang berbeda dari yang pernah di kunjungi sebelumnya. Tapi, karena pada kunjungan pertama sudah hampir semua yang di kunjungi akhirnya aku memutuskan untuk menikmati keindahan matahari terbit dan tenggelam dari kota ini. Kali ini rela bangkit dari kasur setelah habis subuh yang biasanya masih leyeh-leyeh untuk menyaksikan matahari terbit yang tak perlu jauh-jauh untuk menikmatinya. 

Dodoku Ali 

Langsung di sambut langit pagi yang menawan sperti ini

Sang fajar mulai menampakkan diri
Dodoku Ali ini nama daerah yang letaknya di pusat Kota Ternate, tempat ini merupakan jembatan dermaga yang di gunakan oleh kapal TNI untuk menepi dan terdapat posko keamanan TNI juga, ketika sampai disini tempat ini masih diportal kebetulan ada bapak-bapak TNI yang sedang piket jaga kami pun minta izin untuk dapat duduk-duduk dan menikmati matahari terbit dari dermaga ini. Aku yang awalnya ngantuk banget langsung melek pas melihat keindahan ini. MasyaAllah, ada sekitar sejam menyaksikan keindahan ini ga mau balik hotel hehee.

Kastela Beach 
Sorenya aku ga mau melewatkan sunset yang ga kalah menawa dari sunrise yang saya lihat di pagi hari. Tempat yang saya pilih untuk menikmati sunset kali ini adalah di pantai kastela, pantai ini ombaknya lumayan besar, di sini terdapat pohon bakau yang telah mati di pantai ini, ketika air paang tinggi maka pohon mati ini sebagianya terendam air. 
Karena pohon ini semakin mempercantik keindahan sunset yang aku saksikan sore itu. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toba dan Samosir Surga di Sumatera Utara

MasyaAllah, ga pernah berhenti terkagum dengan keindahan alam yang Allah berikan. K ali ini perjalanan aku ke Uataranya Sumatera tepatnya Samosir Island. Udah lama banget pengen kesini dan akhirnya kesampaian.  Perjalanan dimulai dari Kota Medan untuk sampai ke samosir  aku  dan teman-teman menempuh perjalanan kurang lebih 6jam,sengaja berangkat habis subuh, agar bnyak distenasi yang bisa di kejar dalam sehari. Kita memilih brangkat semua dengan jalur darat dan nanti pulang baru menyebrang danau toba dengan kapal. Karena menurut informasi perjalanan darat yang akan kami tempuh pemandanganya bagus banget dan bisa agak santai tanpa harus mengejar jadwal kapal.  Karena sebelumnya aku udah cape banget sama kerjaan jadi pas di mobil aku langsung tebar dan hanya sesekali terbangun, tau-tau sudah sampai saja di objek wisata pertama yang MasyaAllah bagusnya bersa habis bangun dari mimpi ngeliat air terjun sebagus ini. Air Terjun sipiso-piso ini kami nikmati dari bukit...

Padang Mangateh : Selandia Baru di Tanah Minang Sumatera Barat

Peternakan sapi yang luasnya ratusan hektar ini di percantik hamparan rumput hijau, gunung dan bukit yang menjulang di sekelilingnya. Yaap ini bukan lagi di New Zealand yaa hehe tapi ga kalah keren dengan New Zealand kayaknya(berhubung belum ke NZ cuma liat foto-foto google) hehe. Ini di Padang Mangateh/Padang Mengatas(bahasa indo) yang terletak di kaki Gunung Sago Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota. Untuk mencapai sini tidak sulit,karana saya kesini menggunakan kendaraan pribadi jadi belum bisa share kalau transportasi umum. Dari Bandara Internasional Minangkabau kita menuju Kota Payakumbuh  ambil saja perjalanan menuju ke arah Batang Tabik dengan pedoman sebuah tugu Adi Pura di pasar Payakumbuh. Dari Tugu Adi Pura, lanjutkan perjalanan melewati Jembatan Ratapan Ibu (Pasar Ibuah). Tidak jauh dari sini melihat bundaran Labuah Silang. Lurus saja terus ke arah Batang Tabik. Jika sudah melihat Pemandian Batang Tabik di sebelah kanan jalan, teruskanlah sedikit lagi. Nanti sebelah kanan ada...

Sumbawa : Keelokan Mantar Desa Serdadu Kumbang

Keindaahn pemandangan dari Bukit Mantar Desa Mantar adalah desa terpencil di kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat NTB, yang tau flim Serdadu Kumbang disinilah flim tersebut di angkat. Seingat saya flim ini dirilis tahun 2010/2011 dan sampai sekarang desa itu masih sma kondisinya seperti di flim Serdadu Kumbang keindahan alamnya yang luar biasa yang di juluki negri di atas awan akan tetapi kondisi masyarakatnya masih masih jauh dari sejahtera, akses jalan kesini masih jelek, rumah masyarakatnya pun masih persis seperti di flim serdadu kumbang rumah2 panggung yang terbuat dari kayu . Rumah di desa mantar rata-rata seperti ini  jarang aku temui rumah dari bata atau tembok Walaupun sekarang puncak mantar ini di manfaatkan utk pecinta olahraga para layang dan bnyak wisatawan jg kesini utk menyaksikan keindahan alamnya. Masih kurang perhatian pemerintah terhadap desa ini, pdahal potensinya besar dari pariwisata, hasil pertanian dan peternakan.  Numpan...

Unforgetable Moment in Pare (My Friends in Camp Eleven)

hayyy nara blog.. lama tidak menyentuh blog.. udah debuan ne, dan benar2 ga terurus,, hehe tapi tak apa lah itu nanti saja di urusnya,, karna banyak cerita yang mau di ceritain.. hoHoho.. :D ini akan menjadi cerita yang sangat panjang, liburan sebulan di pare kampung inggris,, tapi insyaallah kalo sempat  siska akan membagi menjadi bagian cerita... bagian camp, kelas dan learn english in pare...hehehe :D all about pare dahh.... hehe ok it's part I.. Libur.. libur..  ...libur pun datang... sejenak meninggalkan rutinitas di kampus kuliah, organisasi, dosen, tugas dan ujian.. pokoknya semua yang berhubungan dengan kampus.... hehe  tapi saya masih galau dengan liburan kali ini mau di isi dengan apa, saya mempunyai dua pilihan yang sangat menguras pikiran dan bikin pusing.. hoho #lebay  pertama pulang ke padang ini adalah yang saya tunggu-tunggu karna saya sangat rindu dengan kedua orang tua saya dan keluarga saya,,, dan kebetulan si mama nyuru...

Memburu Keindahan Banyuwangi Dalam Sehari

Pas lagi di Surabaya maksain ke Banyuwangi, lagi istirahat di hotel kepikiran langsung ngajak teman untuk ke banyuwangi malam itu, mumpung di Surabaya, kalau sudah di Jakarta pe er lg nanti untuk bisa kesini. Tanpa pikir panjang teman ku pun langsung ayuk dan langsung menghubungi teman yang disanaa buat bantu kita selama disana nanti, waktu kami cuma sehari karna lusanya harus sudah kerja lagi. hahaha Kami langsung mencari tiket dan akhirnya dapat tiket kereta dan ga yang berangkat jam 10.00 malam dari Stasiun Gubeng Surabaya dan sampai sekitar jam 04.00 pagi Banyuwangi. Agak was-was kami dua-duanya cewe yang belum pernah sama sekali ke sana, untungnya sudah ada teman yang standby menunggu kami disana dan siap mengajak explore Banyuwangi yang sebenrenya dia juga bukan asli sana.  Perjalanan kami mulai setelah sholat subuh,ga pake istirahat dulu karna waktu kami cuma satu hari ini dan banyak list yang inin di kunjungi.  1. Pantai Pulau Merah  Pantai Pulau Merah...

Explore Maluku Utara III : Kisah Di Balik Keindahan Danau Tolire Yang Menawan

DANAU TOLIRE , yang terletak 10Km dari Kota Ternate berada di bawah kaki Gunung Gamalama. Danau Tolire ini sangat cantik dan unik selain itu danau  terdapat cerita rakyat yang turun menurun diwariskan mengenai danau ini. Cerita ini melegenda danau ini di ceritakan terbentuk karena bencana yang menimpa desa yang di akibatkan kutukan akibat dosa yang dilakukan pemimpin di desa tersebut yang melakukan hubungan sedarah dengan putrinya. Sehingga terjadilah bencana besar berupa gempa bumi yang mengakibatkan tanah retak dan muncullah air kepermukaan. Air yang tak terbendung ini mengakibatkan perkampungan ini tenggelam dan menjadi danau, pemimpin dan penduduknya tenggelam tidak ada yang selamat dari kutukan ini.  Selain itu terdapat cerita mistis di danau ini, danau yang juga di kenal sebagai kuburan massal ini terdapat beberapa ekor buaya putih dan sosok misterius berwujud buaya putih di danau ini. walau ini hanya legenda katanya banyak juga warga dan wisatawan yang telah melihat ...